For the complete documentation index, see llms.txt. This page is also available as Markdown.

Integrasi dengan WooCommerce

Dengan integrasi ini, toko Kamu mengirim pesan WhatsApp otomatis ke pembeli setiap kali status pesanan berubah, mulai dari setelah checkout, menunggu pembayaran, diproses, selesai, sampai dibatalkan atau direfund. Kamu juga bisa membuat rangkaian Follow Up untuk pesanan yang belum dibayar dan menerima notifikasi ke nomor penjual setiap ada pesanan masuk.

Ringkasan alur (sekitar 20 menit):

  1. Pasang WatZap dan hubungkan akun. Ini cukup sekali untuk semua integrasi.

  2. Pastikan WooCommerce aktif.

  3. Aktifkan dan tulis pesan per kejadian di WatZap » WooCommerce.

  4. Atur Follow Up, notifikasi penjual, dan pengaturan nomor.

  5. Uji coba.

Untuk gambaran umum, Kamu bisa cek video berikut. Tampilan di video masih memakai plugin versi lama, jadi ikuti langkah tertulis di bawah untuk plugin versi terbaru.

Panduan ini untuk plugin WatZap.id versi 1.1.0 ke atas. Jika layar WooCommerce di plugin Kamu masih berupa accordion "After Checkout" dengan tab API Key, berarti plugin Kamu masih versi lama. Perbarui dulu lewat Memasang Plugin WatZap di WordPress.

Bahasa plugin mengikuti bahasa WordPress Kamu. Panduan ini memakai label Bahasa Indonesia, dengan padanan bahasa Inggrisnya dalam kurung.

Istilah yang akan Kamu temui

  • Kejadian: momen yang memicu pesan, misalnya status pesanan berubah menjadi Processing. Tiap kejadian punya pesannya sendiri dan bisa dinyalakan atau dimatikan.

  • Kanal Reguler dan Official (WABA): Reguler mengirim teks bebas dari nomor WhatsApp biasa. Official mengirim template resmi lewat WhatsApp Business API. Pemula cukup memakai Reguler.

  • Variabel: kode seperti {billing_first_name} yang otomatis diganti dengan data pesanan, misalnya nama depan pembeli.

Langkah 1: Pasang WatZap dan hubungkan akun

Ikuti Memasang Plugin WatZap di WordPress sampai API Key terhubung dan ada nomor pengirim dengan Rotasi menyala. Jika sudah pernah, lewati ke Langkah 2.

Langkah 2: Pastikan WooCommerce siap

Plugin WooCommerce harus terpasang dan aktif. Buka WatZap » WooCommerce. Di kanan atas ada pil Aktif kalau WooCommerce terdeteksi. Kalau tertulis Belum aktif, halaman hanya menampilkan pengingat untuk mengaktifkan WooCommerce dulu.

Untuk kejadian Pesanan Ditinggalkan, Kamu juga butuh plugin CartBounty (versi gratis atau Pro). Kejadian lain tidak butuh plugin tambahan.

Langkah 3: Aktifkan pesan untuk pembeli

Halaman ini punya empat tab:

  • Pesan Pembeli (Buyer Messages): pesan ke nomor pembeli saat status pesanan berubah.

  • Follow Up: rangkaian pesan susulan untuk pesanan yang belum dibayar.

  • Notifikasi Penjual (Seller Notifications): pesan ke nomor Kamu sendiri saat ada pesanan masuk.

  • Pengaturan (Settings): kode negara, persetujuan pembeli, dan nomor penjual.

Halaman WatZap WooCommerce dengan tab Pesan Pembeli

Tab Pesan Pembeli

Ada 8 kejadian yang bisa Kamu aktifkan, masing-masing dengan pesannya sendiri:

Kejadian
Kapan dikirim

Setelah Checkout

Pembeli baru saja menyelesaikan checkout

Menunggu Pembayaran

Status pesanan menjadi Pending payment

Pesanan Diproses

Status pesanan menjadi Processing

Pesanan Selesai

Status pesanan menjadi Completed

Pesanan Dibatalkan

Status pesanan menjadi Cancelled

Pesanan Direfund

Status pesanan menjadi Refunded

Pesanan Gagal

Status pesanan menjadi Failed

Pesanan Ditinggalkan

Keranjang ditinggalkan tanpa checkout (butuh plugin CartBounty)

Setiap baris punya tombol on/off di kiri, cuplikan isi pesan, dan pil kanal Reguler atau Official. Baris yang aktif tapi belum diisi ditandai Aktif tapi belum diisi, jadi pastikan tidak ada baris dengan tanda itu. Klik baris untuk membuka penyunting.

Penyunting terbagi tiga kolom: daftar kejadian di kiri, isi pesan di tengah, dan Pratinjau gelembung WhatsApp di kanan. Di kolom tengah ada saklar Aktifkan pesan ini dan tombol Simpan.

  1. Biarkan kanal pada Reguler.

  2. Tulis pesan di kolom Isi pesan. Tombol B, I, S, dan </> memberi format tebal, miring, coret, dan monospace seperti di WhatsApp.

  3. Sisipkan data pesanan lewat panel Variabel. Klik variabel yang diinginkan, kodenya masuk di posisi kursor. Yang paling sering dipakai: {billing_first_name} untuk nama depan pembeli, {order_id} untuk nomor pesanan, dan {total_amount} untuk total yang harus dibayar. Ada kotak Cari variabel untuk menemukan yang lain.

  4. Jika ingin menyertakan gambar atau file, isi kolom Lampiran (URL) dengan tautan file yang bisa diakses publik. Kosongkan jika pesan hanya teks.

  5. Nyalakan saklar Aktifkan pesan ini, lalu klik Simpan.

Panel Variabel WooCommerce
Daftar variabel WooCommerce

Produk

Variabel
Isi

{product_name}

Nama produk beserta jumlah

{product_name_no_qty}

Nama produk tanpa jumlah

{product_instructions}

Instruksi produk

{product_digital_link}

Tautan unduh produk digital

{total_amount}

Total yang harus dibayar

Nama dan data penagihan

Variabel
Isi

{billing_first_name}

Nama depan pembeli

{billing_last_name}

Nama belakang pembeli

{billing_phone}

Nomor HP pembeli

{billing_email}

Email pembeli

{billing_company}

Perusahaan pembeli

{billing_address_1}

Alamat penagihan baris 1

{billing_address_2}

Alamat penagihan baris 2

{billing_city}

Kota penagihan

{billing_state}

Provinsi penagihan

{billing_postcode}

Kode pos penagihan

{billing_country}

Negara penagihan

Nama dan data pengiriman

Variabel
Isi

{shipping_first_name}

Nama depan penerima

{shipping_last_name}

Nama belakang penerima

{shipping_company}

Perusahaan penerima

{shipping_address_1}

Alamat kirim baris 1

{shipping_address_2}

Alamat kirim baris 2

{shipping_city}

Kota tujuan

{shipping_state}

Provinsi tujuan

{shipping_postcode}

Kode pos tujuan

{shipping_country}

Negara tujuan

{shipping_method}

Metode pengiriman

{order_comments}

Catatan dari pembeli

Pesanan

Variabel
Isi

{order_id}

Nomor pesanan

{order_date_created}

Tanggal pesanan dibuat

{payment_method}

Nama metode pembayaran

{payment_instructions}

Instruksi pembayaran

{product_link}

Tautan produk

{product_name_link}

Nama produk beserta tautannya

{site_url}

Alamat situs Kamu

{indo_ongkir}

Ongkos kirim (plugin Indo Ongkir)

{indo_ongkir_resi}

Nomor resi (plugin Indo Ongkir)

{ast_no_resi}

Nomor resi (plugin Advanced Shipping Tracking)

Rekening bank (dari pengaturan transfer bank WooCommerce)

Variabel
Isi

{all_bank_account}

Semua rekening sekaligus

{bank_name1}, {account_name1}, {account_number1}

Nama bank, pemilik, dan nomor rekening pertama

{bank_name2}, {account_name2}, {account_number2}

Rekening kedua

{bank_namex}, {account_namex}, {account_numberx}

Rekening ketiga dan seterusnya

Variabel {billing_cpf}, {billing_cnpj}, {billing_rg}, dan {billing_ie} adalah data pajak Brasil dan kosong di Indonesia.

Opsional: kirim lewat kanal Official (WABA)

Kanal Official hanya bisa mengirim template yang sudah disetujui Meta. Syaratnya: nomor WABA sudah terhubung dan ada template yang disetujui. Pilihan kanal berlaku per kejadian, jadi Kamu bisa mengirim "Setelah Checkout" lewat Official dan "Pesanan Selesai" lewat Reguler.

  1. Klik Official (WABA). Daftar Template disetujui muncul lengkap dengan nama, kategori (Pemasaran, Utilitas, atau Autentikasi), dan cuplikan isinya. Template yang belum bisa dipakai plugin ditandai Belum didukung.

  2. Pilih template. Pratinjau di kolom kanan langsung menampilkan header, isi, footer, dan tombolnya.

  3. Di bagian Isi parameter, pasangkan tiap parameter template dengan Variabel WooCommerce atau Teks tetap. Parameter dibagi sesuai posisinya di template: Header, Isi pesan, dan Tombol.

  4. Pastikan semua parameter terisi. WhatsApp menolak template dengan parameter kosong, dan plugin tidak mengizinkan pesan diaktifkan selama masih ada yang kosong.

  5. Nyalakan saklar, lalu klik Simpan.

Penyunting WooCommerce pada kanal Official: template terpilih dan pemetaan parameter ke variabel

Jika template yang sudah dipilih dihapus atau ditolak di Meta, pilnya berubah menjadi Tidak ditemukan dan pesan tidak terkirim. Buka kembali kejadian itu dan pilih template lain.

Langkah 4: Follow Up, notifikasi penjual, dan pengaturan

Tab Follow Up

Rangkaian Follow Up 1 sampai Follow Up 7 untuk pesanan yang belum dibayar. Tiap follow up punya jeda sendiri yang dihitung dari follow up sebelumnya.

Tab Follow Up berbentuk garis waktu

Buka salah satu follow up, lalu di bagian Jeda pengiriman atur Jumlah (1 sampai 20) dan Satuan (Jam atau Hari). Tulis pesannya seperti biasa, nyalakan, dan simpan. Di kepala daftar tampil total durasi rangkaian yang aktif, misalnya Rangkaian berjalan 3 hari.

Tab Notifikasi Penjual

Tujuh kejadian yang sama dengan Pesan Pembeli, kecuali Pesanan Ditinggalkan, tetapi dikirim ke nomor Kamu sendiri sebagai penjual. Nomor tujuannya diambil dari Nomor tujuan notifikasi di tab Pengaturan. Kalau belum diisi, di kepala daftar muncul peringatan Nomor tujuan belum diisi.

Tab Notifikasi Penjual

Tab Pengaturan

  • Kode negara bawaan: dipakai saat pembeli mengisi nomor tanpa kode negara. Biarkan +62 untuk Indonesia.

  • Tampilkan pemilih kode negara di formulir checkout: menambahkan pemilih bendera pada kolom telepon di checkout WooCommerce.

  • Minta persetujuan pembeli sebelum mengirim WhatsApp: menambahkan kotak centang persetujuan di halaman checkout. Teksnya bisa diubah di kolom Teks persetujuan.

  • Nomor tujuan notifikasi: daftar nomor penjual yang menerima Notifikasi Penjual. Tulis dengan kode negara tanpa tanda plus, misalnya 62812xxxxxxx. Klik Tambah nomor untuk menambah penerima.

Tab Pengaturan WooCommerce

Setelah mengubah pengaturan, klik Simpan di bar yang muncul di bagian bawah.

Langkah 5: Uji coba

  1. Nyalakan minimal kejadian Setelah Checkout di tab Pesan Pembeli.

  2. Buat pesanan percobaan di toko Kamu dengan nomor WhatsApp Kamu sendiri sebagai pembeli.

  3. Dalam beberapa detik, pesan masuk ke WhatsApp Kamu. Jika Notifikasi Penjual aktif, nomor penjual juga menerima pesan. Untuk kanal Official, angka Diterima dan Sampai di tab WhatsApp Official pada halaman WhatsApp Numbers ikut bertambah.

Kalau pesan tidak masuk, cek satu per satu:

  • Kejadian yang dimaksud sudah aktif dan isi pesannya tidak kosong.

  • Nomor telepon pembeli terisi di checkout, dan opsi Minta persetujuan pembeli kalau aktif memang dicentang pembeli.

  • Di WatZap » WhatsApp Numbers, nomor pengirim berstatus Tersambung dan Rotasi menyala.

  • Masih gagal? Lihat Solusi Kendala Kirim Pesan via API. Log pengiriman plugin tersimpan di folder wp-content/uploads/watzap-logs/ pada hosting Kamu.

Lihat juga: Integrasi dengan Sejoli.

Last updated