> For the complete documentation index, see [llms.txt](https://docs.watzap.id/help/llms.txt). Markdown versions of documentation pages are available by appending `.md` to page URLs; this page is available as [Markdown](https://docs.watzap.id/help/menu-marketing/penjelasan-fitur-ad-tracking.md).

# Penjelasan Fitur Ad Tracking

### **Apa itu Ad Tracking?**

\
**Ad Tracking** membantu kamu melacak customer yang berasal dari **iklan Meta**, mulai dari klik iklan, masuk ke landing page, lanjut ke WhatsApp, hingga melakukan transaksi.

Fitur ini digunakan untuk alur:

**Iklan Meta → Landing Page → WhatsApp**

Aktivitas customer seperti **Lead, Initiate Checkout dan Purchase** dapat dicatat oleh WatZap dan dikirim kembali ke Meta sebagai data conversion.

Dengan begitu, kamu bisa mengetahui hasil iklan dengan lebih jelas dan membantu Meta mendapatkan data yang lebih lengkap untuk optimasi campaign.

### Manfaat Ad Tracking

* Melacak customer yang berasal dari iklan Meta.
* Mengetahui perjalanan customer dari landing page ke WhatsApp.
* Mencatat event Lead, Initiate Checkout, dan Purchase.
* Mengirim data conversion kembali ke Meta.
* Membantu evaluasi dan optimasi performa iklan.

<div data-with-frame="true"><figure><img src="/files/zDO3zpOeXtQTH0Nj5ECW" alt=""><figcaption></figcaption></figure></div>

### Sebelum Menggunakan Ad Tracking

Sebelum melakukan setup, pastikan kamu sudah memiliki:

1. Landing page yang digunakan untuk menerima traffic dari iklan.
2. Tombol atau link WhatsApp pada landing page.
3. Meta Dataset/Pixel yang akan digunakan.
4. Akses ke halaman website untuk memasang script tracking.
5. Nomor WhatsApp yang digunakan untuk menerima chat customer.

Kalau semuanya sudah siap, kamu bisa mulai membuat project Ad Tracking.

### 1. Buka Menu Ad Tracking

Masuk ke dashboard **WatZap.Chat**, kemudian pilih:

**Marketing → Ad Tracking**

Di halaman ini kamu bisa melihat semua project Ad Tracking yang pernah dibuat beserta statusnya.\
Pada bagian kanan atas juga terdapat informasi jumlah project yang sudah digunakan.

Untuk membuat tracking baru, klik tombol:

**+ New Project**

<div data-with-frame="true"><figure><img src="/files/r9xqnCrcRFIjExpo5u32" alt=""><figcaption></figcaption></figure></div>

### 2. Hubungkan dengan Meta Dataset

Selanjutnya, hubungkan project Ad Tracking dengan **Meta Dataset** yang digunakan untuk campaign iklan.

Data ini diperlukan agar event yang terjadi dari customer dapat diteruskan dari WatZap.Chat ke Meta.

Pastikan Dataset yang digunakan sama dengan Dataset yang digunakan pada campaign atau website kamu.

Jika menggunakan Pixel/Dataset Meta, pastikan juga konfigurasi seperti **Dataset ID/Pixel ID** dan akses yang diperlukan sudah benar.

WatZap juga memiliki panduan terpisah mengenai cara mendapatkan **Access Token dan Pixel ID Meta**.

{% embed url="<https://docs.watzap.id/help/meta-conversion-api/cara-mendapatkan-access-token-and-pixel-id?utm_source=chatgpt.com>" %}

### 3. Pasang Script Ad Tracking di Landing Page

Setelah project berhasil dibuat, WatZap akan memberikan script tracking.

Script tersebut perlu dipasang pada landing page yang digunakan untuk menjalankan iklan.

* Klik di **Menu Tracking Script**

<div data-with-frame="true"><figure><img src="/files/DTIk5k4vmfYcv6zCgfQ3" alt=""><figcaption></figcaption></figure></div>

* Lalu, Salin script Ad Tracking yang tersedia.

<figure><img src="/files/kiDevfGJqOcmhXZToz2Y" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

### Di mana script dipasang?

Pasang script pada halaman landing page yang digunakan dalam campaign iklan.

Jika menggunakan WordPress atau Elementor, script dapat dimasukkan melalui bagian Custom Code, HTML, atau pengaturan script website sesuai sistem yang digunakan.

Pastikan script aktif pada halaman yang terdapat tombol menuju WhatsApp.\
\
**Setelah dipasang** nanti di tombol button wa landing page anda ketika di klik, maka anda akan muncul semacam kode tersebut, artinya kode berhasil dipasang

<figure><img src="/files/helVpR4XtyA6KnYTHUOL" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

nanti kalau sudah berhasil maka tampilannya seperti ini:

<figure><img src="/files/hYxTj2q2OeVHjNmtjCD9" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

### 4. Pastikan Tombol WhatsApp Berada di Landing Page yang Sama

Setelah script terpasang, customer perlu masuk ke WhatsApp melalui link atau tombol WhatsApp yang berada di halaman tersebut.

Contoh alurnya:

**Customer melihat iklan**

↓

**Masuk ke landing page**

↓

**Ad Tracking membaca data kunjungan**

↓

**Customer klik tombol WhatsApp**

↓

**Customer masuk ke WhatsApp**

↓

**Data tracking dihubungkan dengan aktivitas customer**

Karena itu, sebaiknya customer diarahkan ke WhatsApp melalui tombol yang ada pada landing page yang sudah dipasang script Ad Tracking.

<div data-with-frame="true"><figure><img src="/files/gQgPPxkxSrOxXmzDgWnq" alt=""><figcaption></figcaption></figure></div>

### **5. Buat Event Mapping**

Setelah Page Tracker aktif, langkah berikutnya adalah menentukan aktivitas customer yang ingin dicatat sebagai **event**.

Event Mapping digunakan untuk menghubungkan aktivitas tertentu dari customer dengan event yang akan dikirim ke Meta. Dengan begitu, kamu bisa mengetahui tahapan customer setelah masuk dari landing page ke WhatsApp.

Contoh penggunaan event:

* **Lead** — saat customer masuk dari landing page dan mulai chat melalui WhatsApp.
* **Initiate Checkout** — saat customer sudah menunjukkan niat untuk melakukan pembayaran atau masuk ke proses checkout.
* **Purchase** — saat customer sudah menyelesaikan pembayaran atau transaksi berhasil.

Event yang digunakan bisa disesuaikan dengan alur penjualan masing-masing bisnis.

Pastikan setiap event dibuat sesuai dengan aktivitas customer agar data yang dikirim ke Meta tetap akurat dan mudah dibaca saat melakukan evaluasi iklan.

### Contoh Penggunaan Keyword

Keyword digunakan sebagai trigger untuk mencatat event tertentu.

Contoh:

**Keyword:** Silahkan Bayar\
**Event:** Lead\
**Message From:** dari CS/Agent (ini sesuai kebutuhan apakah dari customer atau dari CS)

Saat keyword tersebut terdeteksi, WatZap akan mencatat event dan mengirimkannya ke Meta.

Gunakan keyword yang sesuai dengan tahapan customer agar event tercatat dengan tepat.

<figure><img src="/files/PtUORWWZmNM0RZ4OBJKZ" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

### 6. Test Ad Tracking

Sebelum digunakan untuk campaign iklan, lakukan test terlebih dahulu.\
\
Cara test yang paling aman adalah mengikuti perjalanan customer dari awal.

#### Langkah test:

1. Buka landing page yang sudah dipasang script Ad Tracking.
2. Pastikan URL memiliki parameter tracking dari iklan apabila sedang melakukan test dari Meta Ads.
3. Klik tombol WhatsApp dari landing page.
4. Kirim pesan melalui WhatsApp.
5. Jalankan keyword atau aktivitas sesuai Event Mapping.
6. Kembali ke WatZap.Chat.
7. Periksa apakah event sudah tercatat.

Jangan melakukan test hanya dengan mengirim WhatsApp langsung ke nomor CS karena Ad Tracking membutuhkan perjalanan customer dari landing page yang sudah dipasang tracker.

### 7. Cek Event yang Masuk

Jika tracking berhasil, event dari customer akan tercatat di dalam project Ad Tracking.

Pada halaman utama project juga terdapat informasi:

**Last Event**

Informasi tersebut menunjukkan kapan terakhir kali project menerima aktivitas tracking.

Contohnya:

**Last event 2d ago**

berarti project terakhir menerima event sekitar 2 hari yang lalu.

<figure><img src="/files/JnBoEJ1VREQFx04002pC" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

### 8. Status Project Ad Tracking

Setiap project memiliki status:

**Active** — tracking aktif dan dapat menerima event.\
**Paused** — tracking sedang dijeda.

Sebelum menjalankan iklan, pastikan status project sudah **Active**.

### Contoh Alur Ad Tracking

Alurnya sederhana:

**Iklan Meta → Landing Page → Klik WhatsApp → Chat Masuk → Lead → Initiate Checkout → Purchase**

Setiap aktivitas customer yang sudah diatur akan dicatat sebagai event dan dikirim ke Meta.

### Hal yang Perlu Diperhatikan

* Pastikan script sudah terpasang di landing page.
* Gunakan Dataset/Pixel Meta yang sesuai.
* Pastikan Event Mapping dan keyword sudah benar.
* Lakukan test sebelum iklan dijalankan.
* Cek **Last Event** untuk memastikan tracking berjalan.

### Kesimpulan

Ad Tracking membantu mencatat perjalanan customer dari iklan sampai masuk ke WhatsApp dan melakukan transaksi.

Dengan event seperti **Lead, Initiate Checkout, dan Purchase**, kamu bisa melihat hasil iklan dengan lebih jelas melalui data yang dikirim ke Meta.

Untuk mulai menggunakan fitur ini, buka:

**WatZap.Chat → Marketing → Ad Tracking**
