Cara Menggunakan Smart Bot Action

Smart Bot Action merupakan fitur canggih untuk membalas pesan, menyimpan, dan mengelola database customer secara otomatis. Kamu bisa memunculkan beberapa jawaban otomatis untuk respon chat customer Kamu dalam bentuk teks, link, gambar, video, sampai file pdf.

Perbedaan WABA / Co-Ex dengan WhatsApp Reguler

Ketika ingin membuat Smart Bot Action, maka akan muncul tampilan pop up seperti ini.

Berikut perbedaannya:

📌 WABA / Co-Ex (Official)

  • Respon chat customer lebih aman.

  • Mendukung tombol interaktif (CTA).

  • Menggunakan template pesan resmi.

  • Dikenakan biaya per template pesan.

📌 WhatsApp Reguler (Unofficial)

  • Bebas input pesan secara manual.

  • Mendukung image, video, file pdf.

  • Tanpa perlu membuat template.

  • Tidak dikenakan biaya pesan.

Tutorial dengan WABA / Co-Ex (Official)

Pertama, pastikan Kamu sudah koneksikan nomor WABA Official.

Kemudian, kunjungi menu Smart Bot Action.

Lalu klik tombol New Smart Bot.

Pilih WABA / Co-Ex (Official) dan klik tombol Continue.

Kemudian, berikan nama Bot nya, pilih nomor WhatsApp, dan klik tombol Create.

Maka akan muncul tampilan sukses seperti ini, klik tombol Ok.

Maka akan muncul tampilan seperti ini, klik Open.

Klik tombol New Action.

Selanjutnya, berikan nama action, pilih Variable, Condition, dan masukkan value nya.

📌 Variabel

- Text Messages = Bot hanya ke trigger atau muncul saat menggunakan Condition Equals, Contains, Starts With, Ends With, atau All Messages.

- Cellular Provider = Bot hanya ke trigger atau muncul saat menggunakan Condition Telkomsel, Indosat, Tri, Smartfren, AXIS, atau XL Axiata.

- Country = Bot hanya ke trigger atau muncul saat memilih kode Negara yang tersedia.

📌 Condition Text Messages

1. Equals

Cara kerja:

- Bot akan merespon jika pesan dari customer sama persis dengan value yang disetting (termasuk huruf besar/kecil dan spasi).

- Bot tidak akan ke trigger saat ada tambahan karakter atau kata-kata di awal atau akhir value.

Contoh:

- Value: "diskon"

- Chat customer: "diskon" → ✅ bot muncul

- Chat customer: "mau diskon kak" → ❌ bot tidak muncul

- Chat customer: "saya mau diskon" → ❌ bot tidak muncul

2. Contains

Cara kerja:

- Bot akan merespon jika value yang disetting terdapat di bagian mana pun dalam pesan.

- Tidak masalah jika ada kata di depan, tengah, atau belakang.

Contoh:

- Value: "diskon"

- Chat customer: "diskon" → ✅ bot muncul

- Chat customer: "mau diskon dong kak" → ✅ bot muncul

- Chat customer: "saya mau diskon" → ✅ bot muncul

3. Starts With

Cara kerja:

- Bot akan merespon jika pesan diawali dengan value yang disetting.

- Boleh ada tambahan kata di belakang.

Contoh:

- Value: "diskon"

- Chat customer: "diskon" → ✅ bot muncul

- Chat customer: "diskon nya berapa kak??" → ✅ bot muncul

- Chat customer: "ada diskon kak?" → ❌ bot tidak muncul

4. Ends With

Cara kerja:

- Bot akan merespon jika pesan diakhiri dengan value yang disetting.

- Boleh ada tambahan kata di depan.

Contoh:

- Value: "diskon"

- Chat customer: "diskon" → ✅ bot muncul

- Chat customer: "saya mau diskon" → ✅ bot muncul

- Chat customer: "diskon nya berapa kak?" → ❌ bot tidak muncul

5. All Messages

Cara kerja:

- Bot akan merespon semua pesan yang masuk dari user, tanpa memandang isi pesan.

- Cocok digunakan jika ingin memberikan respon otomatis secara umum (misalnya, sapaan awal, pesan default, atau ketika tidak ada keyword yang cocok).

Contoh:

- Value: (tidak perlu diisi)

- Chat customer: "halo kak" → ✅ bot muncul

- Chat customer: "saya mau diskon" → ✅ bot muncul

- Chat customer: "berapa diskon untuk produk ini?" → ✅ bot muncul

Setelah selesai setting Variabel, Conditon, dan Value, Kamu bisa pilih Frequency per person untuk menentukan bot muncul setiap berapa menit sekali. Delay ini hanya berlaku per Action bot.

Misalnya diset "Once per 15 minutes", maka bot hanya akan merespon 1 kali dalam 15 menit untuk tiap orang atau kontak customer kamu, meskipun orang tersebut mengirim banyak pesan.

Fitur ini bertujuan untuk meminimalisir spam bot saat customer chat dengan rule (Variabel, Condition, Value) yang sama dalam waktu yang berdekatan.

Setelah itu, Kamu bisa pilih Action Type seperti Reply with Template untuk setting jawaban otomatis yang akan muncul di WhatsApp saat ada customer chat ke nomor Kamu. Klik tombol Select Template.

Pilih template nya dan klik tombol Choose Template.

Maka akan muncul tampilan seperti ini.

Jangan lupa untuk mapping variabel yang sesuai dengan template. Contohnya seperti ini.

Jika sudah, scroll ke atas, ubah status nya dari Inactive menjadi Active dan klik tombol Save atau Save & Exit.

Jika tampilannya sudah seperti ini, artinya Bot sudah aktif.

Selesai.

Tutorial dengan WhatsApp Reguler (Unofficial)

Pertama, pastikan Kamu sudah koneksikan nomor WhatsApparrow-up-right.

Kemudian, kunjungi menu Smart Bot Action.

Lalu klik tombol New Smart Bot.

Pilih WhatsApp Reguler (Unofficial) dan klik tombol Continue.

Kemudian, berikan nama Bot-nya dan pilih nomor WhatsApp. Jika sudah, klik tombol Create.

Maka akan muncul tampilan berhasil. Klik tombol OK.

Tampilan berhasil membuat Bot.

Kemudian, klik Open yang digambarkan dengan icon mata.

Klik tombol New Action untuk membuat Action Bot nya.

Berikan nama Action, pilih Variabel, Condition, masukkan Value sesuai dengan kebutuhan.

Kemudian, Kamu bisa pilih Frequency per person untuk menentukan bot muncul setiap berapa menit sekali. Delay ini hanya berlaku per Action bot.

Pada bagian “Trigger your own reply” ini saat diaktifkan (ON), maka bot hanya akan ke trigger saat Kamu sendiri yang chat ke nomor customer Kamu dengan rule (Variabel, Condition, Value) yang sesuai settingan.

Settingan ON tersebut berguna untuk menghapus database customer kamu secara otomatis dari List jika mereka sudah order produk atau jasa yang Kamu tawarkan.

Kondisi trigger your own reply ON

Sebaliknya, jika trigger ini dinonaktifkan (OFF), maka bot hanya akan ke trigger saat ada pesan yang masuk dari nomor customer ke nomor WhatsApp Kamu.

Settingan OFF tersebut berguna untuk balas pesan sekaligus follow up customer Kamu secara otomatis.

Setelah itu, Kamu bisa pilih Action Type seperti Reply Messages untuk setting jawaban otomatis yang akan muncul di WhatsApp saat ada customer chat ke nomor Kamu.

Fungsi Action Type yang lainnya:

- Add to List berfungsi untuk memasukkan dan menyimpan database customer Kamu secara otomatis ke menu List.

- Remove from List berfungsi untuk menghapus database customer Kamu yang ada di menu List secara otomatis.

- Call Webhook berfungsi untuk mendeteksi atau tracking database customer Kamu saat mereka melakukan aktivitas chat d WhatsApp yang mana ini bisa dicek langsung dari sistem internal Kamu.

- Save to Daily Leads berfungsi untuk memasukkan dan menyimpan database customer Kamu secara otomatis ke menu Daily Leads.

- Stop Auto Follow Up berfungsi untuk memberhentikan pengiriman pesan otomatis yang di settings di menu Auto Follow Up dengan kata-kata tertentu.

- Trigger Meta Pixel Event berfungsi untuk memanggil event yang sudah dibuat di menu Meta Conversion API.

Setelah itu, isi kolom Reply Messages nya sesuai dengan kebutuhan.

Selanjutnya, scroll ke atas, ubah status action nya dari Inactive menjadi Active. Lalu klik tombol Save atau Save & Exit.

Tampilan saat sudah berhasil buat action bot.

Selesai.

Last updated