Cara Menggunakan Auto Follow Up

Auto Follow Up merupakan fitur yang bisa digunakan untuk kirim pesan follow up seperti reminder atau promosi secara otomatis ke calon customer Kamu saat data kontak WhatsApp mereka dimasukkan ke dalam List.

Kamu bisa masukkan database kontak customer Kamu ke dalam List melalui metode file (txt, csv, excel), manual, Sync From WA, Smart Bot Action, dan Daily Leads.

Fitur ini sangat cocok buat kamu yang ingin kirim pesan follow up ke customer selama 1 - 7 hari (days) secara otomatis sampai closing.

Perbedaan WABA / Co-Ex dengan WhatsApp Reguler

Ketika ingin membuat Auto Follow Up, maka akan muncul tampilan pop up seperti ini.

Berikut perbedaannya:

📌 WABA / Co-Ex (Official)

  • Pesan Auto Follow Up lebih aman.

  • Mendukung tombol interaktif (CTA).

  • Menggunakan template pesan resmi.

  • Dikenakan biaya per template pesan.

📌 WhatsApp Reguler (Unofficial)

  • Bebas input pesan secara manual.

  • Mendukung image, video, file pdf.

  • Tanpa perlu membuat template.

  • Tidak dikenakan biaya pesan.

Tutorial dengan WABA / Co-Ex (Official)

Pertama, pastikan Kamu sudah koneksikan nomor WABA Official.

Kemudian buat List terlebih dahulu.

Setelah itu, kunjungi menu Auto Follow Up.

Kunjungi menu Auto Follow Up

Klik tombol New Auto Follow Up.

Pilih WABA / Co-Ex (Official) dan klik tombol Continue.

Isi kolom Follow Up Name, Content Title, ubah Status menjad Published, dan setting Send After untuk menentukan waktu pengiriman pesan otomatisnya.

📌 Status

- Draft = Content hanya tersimpan dan tidak akan terkirim otomatis.

- Published = Content tersimpan dan akan terkirim otomatis.

📌Send After

- hour(s) = Content akan terkirim dalam jangka waktu per jam.

- day(s) = Content akan terkirim dalam jangka waktu per hari.

Klik button Status Inactive sampai berubah menjadi Active.

Kemudian klik tombol Select Template di bagian Content Message.

Pilih template pesan yang ingin Kamu kirim dan klik tombol Choose Template.

Maka akan muncul tampilan seperti ini.

Jika di template Kamu menggunakan fitur variabel, maka kamu harus upload kontak customer terlebih dahulu di menu List sebelum membuat Auto Follow Up.

Minimal ada 1 kontak dengan variabel yang sesuai. Contohnya seperti ini.

Selanjutnya, di menu Auto Follow Up, kunjungi menu Settings. Lalu ceklis list kontak yang ingin di Follow Up. Kemudian aktifkan fitur Track Read dan Track Replied apabila diperlukan.

Khusus ceklis list yang isinya ada database kontak wajib dilakukan agar fitur variabel berfungsi dan auto follow up bisa digunakan dengan normal.

Langkah berikutnya, kembali lagi ke menu Content dan sesuaikan variabel template pesannya.

Jika sudah selesai setting, klik tombol Save.

Maka secara otomatis auto follow up nya akan otomatis berjalan terkirim.

Selesai.

Tutorial dengan WhatsApp Reguler (Unofficial)

Pertama, pastikan Kamu sudah koneksikan nomor WhatsApparrow-up-right.

Kemudian buat List terlebih dahulu.

Setelah itu, kunjungi menu Auto Follow Up.

Klik tombol New Auto Follow Up.

Pilih WhatsApp Reguler (Unofficial) dan klik tombol Continue.

Isi kolom Follow Up Name, Content Title, ubah Status menjad Published, dan setting Send After untuk menentukan waktu pengiriman pesan otomatisnya.

📌 Status

- Draft = Content hanya tersimpan dan tidak akan terkirim otomatis.

- Published = Content tersimpan dan akan terkirim otomatis.

📌Send After

- hour(s) = Content akan terkirim dalam jangka waktu per jam.

- day(s) = Content akan terkirim dalam jangka waktu per hari.

Klik button Status Inactive sampai berubah menjadi Active.

Isi Messages follow up nya sesuai dengan kebutuhan.

Disarankan menggunakan fitur variabel seperti {{contact_name}} untuk menyebutkan nama customer Kamu supaya pesan menjadi lebih personal.

Kunjungi menu Settings. Ceklis Sender Number atau nomor WhatsApp yang sudah terhubung dan ceklis List yang sudah dibuat.

Setelah itu, klik tombol Save.

Maka secara otomatis auto follow up nya akan otomatis berjalan terkirim.

Selesai.

Last updated